Lisan vs Perbuatan Desember 21, 2007
Posted by fajarfajar in Curhat.trackback
Sedikit tersindir …
“Memiliki integritas yang tinggi”, itu salah satu syarat lowongan untuk asisten trainer di tempat kerja baru saya nanti. Hehe … untungnya saya sudah keterima sebelum perusahaan ini mem-post syarat2nya di web resmi mereka.
Tapi ini memang sebuah PR besar buat saya, untuk memperkuat integritas diri. Bukan hanya untuk pekerjaan ini, tapi juga untuk seluruh kehidupan saya.
Sebenarnya, pekerjaan yang sekarang jauh lebih membutuhkan integritas diri. Nggak bisa dong, siaran di sebuah radio islami, cuap-cuap tentang keikhlasan, keistiqomahan, silaturrahim, menjaga hati, ma’rifatullah dan blablabla lainnya, tapi diri sendiri masih minim aplikasi.
Dan kalau dirunut ke sebuah ayat di AlQuran, bukankah Allah murka terhadap orang yang tidak mempunyai integritas diri, yaitu orang yang mengatakan apa yang tdk diperbuatnya? Heuu ngeri … kemurkaan buat saya dong? Tapi dasar manusia, tetep aja saya berlaku demikian…
Kumaha atuh, Ceuuuu??
yang pertama nih..
salam kenal buat mas fajar..
memang kadang2 apa yang kita ucapkan berbeda dengan yang kita lakukan. bagaimana cara membentuk integritas diri yang baik?
Jangan mengeluh, jangan putus asa,..tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri dan meng up-grade kualitas diri. …terus terang, tersindir banget nich sama tulisannya,..he..he.., jadi malu,.tapi insya allah akan terus berusaha memperbaiki diri & mempersembahkan yang terbaik untuk Allah. Ayo, akang, terus maju!!!